Griezmann Semakin Dekat ke Barcelona

Kepindahan Antoine Griezmann ke Barcelona sepertinya bakal terwujud di bursa transfer musim panas nanti. Kabar ini menyusul keputusan dari Griezmann untuk hengkang dari Atletico Madrid setelah lima tahun berkarir bersama klub yang bermarkas di Wanda Metropolitano tersebut. Keputusan yang diambil Griezmann itu lantas membuka peluang semua klub yang menginginkan jasanya dan salah satunya yakni Barcelona.

Untuk bisa menuntaskan transfer penyerang asal Prancis itu, pihak manajemen Blaugrana kabarnya telah menyiapkan dana mencapai 125 juta Euro sesuai dengan besaran klausul pelepasan yang ada di kontrak Griezmann bersama Los Rojiblancos.

Ketertarikan Barcelona terhadap Griezmann sejatinya telah ada sejak bursa transfer musim panas tahun lalu. Akan tetapi, saat itu klub yang bermarkas di Camp Nou itu gagal memboyong Griezmann karena pemain yang bersangkutan memutuskan untuk tetap bertahan bersama dengan Atletico. Usai gagal mempersembahkan gelar juara kepada Atletico musim ini, Griezmann lantas memutuskan untuk mencari tantangan baru musim depan.

Sampai saat ini Griezmann telah tampil dalam 256 pertandingan berseragam Atletico dengan sumbangan 133 gol di semua ajang kompetisi. Keputusan Griezmann untuk hengkang akhir musim ini sekalgus mengikuti jejak dua rekan setimnya yang terlebih dahulu memastikan akan bergabung bersama klub lain mulai musim depan.

Dua pemain lainnya yang terlebih dulu memastikan hengkang adalah Lucas Hernandez yang memilih untuk menerima pinangan dari Bayern Munich serta kapten tim Diego Godin yang diyakini akan segera menuntaskan transfernya ke klub asal Italia Inter Milan.

Ronaldo Telah Diputuskan Bersalah Oleh Pihak UEFA

Berita Bola – Selebrasi Cristiano Ronaldo masih belum mereda, malah selebrasi tidak afdolnya tersebut seolah makin dipermasalahkan. Pasalnya, Cristiano Ronaldo kini telah didakwa bersalah karena selebrasi berlebihannya pada saat mengikuti pertandingan Liga Champions.

Selebrasi yang dimaksud tersebut adalah selebrasinya saat melawan Atletico Madrid dalam Leg Kedua untuk memperebutkan tiket babak 16 besar Liga Champions. Selebrasi Cristiano tersebut berlebihan karena menggunakan area kemaluan sebagai objek selebrasi.

Tentunya ada alasan di setiap tindakan yang kita perbuat begitu juga dengan Ronaldo. Pasalnya dirinya membalas dendam kepada sang pelatih Atletico Madrid, Diego Simone.

Pada laga kedua tim tersebut di leg pertama, kesebelasan asuhan Diego berhasil mengalahkan Juventus dengan skor 2-0. Diego Simone memberikan gestur tubuh seolah memamerkan kemaluannya di laga leg pertama tersebut.

Gestur tersebutlah yang menjadikan Cristiano Ronaldo beserta kesebelasan Juventus merasa sangat dipermalukan di markas besar Atletico Madrid. Saat di laga leg kedua mereka di markas besar Juventus, Atletico Madrid berhasil dikalahkan. Tidak tanggung-tanggung, Cristiano Ronaldo sendiri mencetak 3 angka yang membuatnya mendapat gelar hattrick pada pertandingan tersebut.

Merasa dipermalukan di pertandingan sebelumnya, Cristiano Ronaldo menirukan gaya dari Diego Simone di laga mereka sebelumnya. Gestur yang diberikan Diego Simone samasekali tidak pernah dipermasalahkan oleh pihak manapun. Namun apesnya, saat gaya tersebut dikembalikan oleh Cristiano Ronaldo, Gaya tersebut menjadi kontroversi dan dipermasalahkan sehingga banyak pihak yang menggangap Ronaldo sama sekali tidak pantas untuk dinyatakan bersalah apalagi untuk menerima hukuman.

Dominasi Juventus Berakhir Dengan Kekalahan Atas Atletico Madrid

Berita Bola – Juventus kalah melawan Atletico Madrid dini hari tadi dalam ajang Liga Champions. Benar-benar tak disangka dan tak diduga, Juventus yang sangat sangat mendominasi permainan dapat terkalahkan, bahkan dengan 2 skor. Saat ini Juventus sedang berada di puncak dari Liga Italia Serie A dengan rekor tak terkalahkan sampai putaran ke 24. Banyak yang memprediksi pertandingan tersebut akan dimenangkan oleh Juventus.

Hal tersebut dikarenakan Juventus yang saat ini memiliki pemain yang sangat hebat, terlebih lagi Cristiano Ronaldo ada di dalamnya. Cristiano Ronaldo adalah Eks. penjajah di Liga Spanyol. Oleh karena itu, Ronaldo paham betul bagaimana pemain dan permainan dari Atletico Madrid.

Pada pertandingan tersebut tampak Atletico Madrid bermain sangat defensif berbeda dari biasanya. Tidak tanggung-tanggung, dominasi bola juventus mencapai 64% dalam keseluruhan pertandingan. Atletico Madrid bermain dengan ritme yang lambat dan berhemat energi sejak babak awal dimulai.

Dengan barisan defensif yang kuat, Juventus juga tidak dapat dengan mudah untuk melakukan penetrasi dengan mulus. Strategi Madrid tersebut sangat sukses karena tidak terjadi gol sama sekali pada babak awal. Pada 30 menit terakhir tampak permainan Atletico Madrid baru lebih digencarkan dan berhasil membuahkan 2 gol pada babak kedua tersebut. Kedua gol tersebut masing-masing dicetak oleh Jose Gimenez pada menit 78 dan Diego pada menit ke 83.

Berdasarkan statistik, Juventus yang melakukan 14 percobaan tembakan hanya berhasil melepas 3 tembakan yang sesuai dengan target saja. Disini pelatih Atletico Madrid mendapat pujian jenius dari berbagai media dan fans Atletico Madrid.