Messi Curhat Terkai Kekalahan Argentina

Striker andalan Barcelona, Lionel Messi ternyata meratapi berbagai hal kala dia membela timnas Argentina. Sebagai pesepakbola terbaik di bumi, Messi sampai saat ini belum pernah menyumbangkan trofi bagi bangsanya di level senior.

Pada tahun lalu, Argentina masih belum mampu meraih trofi di Piala Dunia. Peforma mereka buruk dari awal dan hampr tergusur di fase grup. Untungnya, Argentina masih bisa meraih tempat di 16 besar, meski pada akhirnya didepak Prancis.

Messi merupakan pemain yang paling dicela. Dia jarang mendapatkan dukungan rakyat Argentina. Messi bahkan tidak ditafsir sebagai legenda Argentina karena dia hanya mampu memperlihatkan keajaiban di Barcelona.

Terhentinya langkah Argentina di Piala Dunia 2018 silam menimbulkan dampak yang  cukup menyakitkan bagi Messi. Ia merasa bertanggungjawab akan kegagalan ini dan membuat banyak orang kecewa. Sampai Messi pernah menutup diri dari dunia sepak bola.

Messi pun menyatakan peforma buruk di Piala Dunia 2018 silam merupakan salah satu moment terburuk yang pernah ia alami bersama timnas Argentina. Dia juga beranggapan bahwa membela Argentina tidak akan mudah bagi para pesepakbola yang sering dikritik.

Kegagalan baginya sangat sulit untuk diterima, ini merupakan salah satu moment terburuk yang pernah ia alami bersama timnas dan hal ini bukanlah yang kami perkirakan.

Generasi pemain sekarang ini telah diperlakukan dengan tidak baik dan membuat kita sulit untuk menikmati peluang bermain untuk tim nasional pada lingkungan yang buruk ini.

Meski Gagal Tahun Lalu, Messi Diyakini Akan Sukses Di Tahun 2022

Berita Bola – Meski gagal tahun lalu, Messi diyakin akan sukses di tahun 2022. Hal tersebut diungkapkan oleh Javier Saviola, mantan penyerang dari timnas Argentina. Messi tidak dipungkiri lagi adalah putra sepakbola terbaik dari negaranya Argentina. Dirinya sudah banjir akan penghargaan dan kemenangan bersama klub Barcelona.

Dirinya dianggap kurang berkarisma lagi karena di ajang piala dunia tahun lalu tidak berhasil menuntun timnas negaranya ke posisi yang membanggakan. Selain itu, Messi juga tidak berada pada posisi biasanya pada penghargaan Balon d’Or akhir tahun lalu. Entah dirinya yang memang semakin menua atau dirinya tak sanggup menahan beban timnas. Namun hal tersebut tidak hanya dirasakan oleh dirinya saja, Ronaldo yang merupakan salah satu pesebakbola tenar juga merasakan hal yang sama.

Menurut Saviola, dirinya sangat yakin Argentina berpeluang besar untuk menjadi juara di piala dunia meski Messi di saat itu sudah berumur 34 tahun. Meski selama ini Messi belum memenangkan turnamen apapun bersama timnas Argentina namun dirinya adalah harapan besar bagi fans sepakbola Argentina. Di lain sisi, akan sangat menyakitkan jika sesuatu sering kali berjalan tidak sesuai yang diinginkan beberapa kali pada hal yang sama, Ungkap Saviola.

Saviola juga membeberkan alasan paling utama mengapa Messi tidak begitu berhasil saat dirinya bersama timnas adalah karena dirinya memiliki jam terbang yang sangat tinggi di Barcelona. Berlatih dengan kesebelasan Barcelona membuatnya sangat padu dengan pemain Barca lainnya yang membuat dirinya menjadi salah satu pemain terbaik dunia. Namun bersama timnas Argentina, dirinya tidak berada di tim yang sama dimana dirinya maupun timnya akan kesulitan untuk berintuisi dengan cepat dan tepat.