Tiemoue Bakayoko dan Franck Kessi Terlibat Kontraversi Usai Kontra Lazio

Dua pemain asal AC Milan, Tiemoue Bakayoko dan Franck Kessi terlibat kontraversi saat menjalankan laga AC Milan kontra Lazio dipekan ke-32 ajang Serie A. Keduanya pemain tersebut mengarak jersey tang dikenakn oleh Francesco Acerbi setelah laga usai.

Pada laga yang berlangsung di Stadion San Siro, Sabtu (13 Apr 2019) malam WIB, AC Milan berhasil menaklukan Lazio dengan skor akhir 1 – 0. Gol tunggal untuk kemenangan yang dicapai I Rossoneri dihasilkan lewat aksi Kessie dimenit ke-79.

Setelah laga tersebut usai, sebuah insiden terjadi diatas lapangan. Beberapa pemain AC Milan yang dipimpin oleh Tiemoue Bakayoko dan Franck Kessie membawa sebuah jersey milik bek asal Lazio, Francesco Acerbi dihadapan para penggemar AC Milan.

Mereka berdua menunjukkan Jersey milik Acerbi dengan maksud mengganggap jersey tersebut sebagai Trofi kemenangan untuk tim mereka. Hal tersebut dianggap sebagai penyebab terjadinya keributan dimedia sosial.

Dua pemain asal AC Milan, Tiemoue Bakayoko dan Franck Kessi terlibat kontraversi saat menjalankan laga AC Milan kontra Lazio

Sebelum dimulainya laga tersebut, Acerbi menyatakan bahwa, “Kami tidak dalam keadaan yang konsisten tetapi kami berangkat ke San Siro untuk bisa memenangkan laga. Kami lebih kuat dari AC Milan”

Setelah foto dari kejadian Jersey ini menjadi viral, Acerbi kembali angkat bicara lewat media sosial pribadinya. Dilansir oleh media Football Italia, Acerbi menuliskan:

“Dengan insiden yang sedang viral saat ini, saya sangat kecewa karena maksud dari tukar jersey adalah untuk mengakhiri masalah yang ada. Kejadian ini memicu kebencian dan itu bukanlah dari jiwa olahraga tetapi merupaka sebuah tindakan yang menyatakan kelemahan”.

Selain itu, Tiemoue Bakayoko juga angkat bicara. Dirinya meminta maaf kepada Acerbi jika telah merasa tersinggung dan menyatakan bahwa tindakan tersebut tidak memiliki maksud apa-apa dan hanya sebuah candaan serta dirinya tidak memiliki niat untuk tidak respect terhadapa siapa pun.

Pelatih asal AC Milan, Gennaro Gattuso juga meminta maaf kepada Francesco Acerbi. Dirinyapun meminta kepada para pemain di tim besutannya untuk lebih fokus pada latihan daripada harus sibuk dimedia sosial.

Barcelona Di Tahan Sama Mata Dengan Huesca

Tim Lapis kedua Barcelona gagal dalam meraih kemenangan saat berhadapan dengan Huesca. Barcelona yang bertamu ke kandang dari Huesca hanya bisa memperoleh skor sama mata alias 0-0 dalam pertandingan tersebut.

Barcelona tetap tampil dengan kemampuan terbaik mereka walaupun itu hanya pemain lapis kedua saja. Secara garis besar Barcelona berhasil membuat perhitungan 65% penguasaan bola dengan 13 kali tembakan ke arah gawang.

Tetapi meskipun demikian mereka belum sanggup menjebol gawang dari Huesca yang bermain dengan pertahanan yang sangat rapat serta kiper yang sangat sigap dalam mengantisipasi tendangan dari para pemain Barcelona.

Tampil dengan menekan pertahanan dari Huesca merupakan salah satu strategi dari anak asuh Ernesto Valverde, dengan memanfaatkan beberapa bintang muda Barcelona tampil dengan sangat gemilang walaupun mereka tidak bisa memenangkan pertandingan tersebut.

Tampil menekan pada babak pertama membuat para anak asuh dari Ernesto kehilangan staminanya pada saat babak kedua, Di babak kedua giliran kesempatan Huesca yang berhasil mengubah perjalanan pertandingan tersebut. Huesca yang sudah terbiasa dengan gaya dan cara bermain dari Barcelona berhasil membalikkan keadaan dan menekan pertahanan Barcelona.

Walaupun mereka tidak bisa menciptakan gol dari penekanan tersebut tetapi hal tersebut membuat mental para pemain dari Huesca naik dengan pesat. Bahkan pada akhir pertandingan Huesca hampir berhasil mencetak 1 gol lewat kick offnya, sayangnya  Ter Stegen kiper dari Barcelona berhasil dengan sigap memblok tendangan keras tersebut.