Pelatih Juventus Sarri menekankan bahwa De Ligt yang ‘fenomenal’ butuh waktu

Pelatih Juventus Maurizio Sarri merekamnya untuk Matthijs de Ligt pada Selasa malam. Bek yang datang dari Ajax tidak membuat kesan yang tak terhapuskan dalam bulan-bulan pertamanya di ‘Juve’, tetapi dapat mengandalkan dukungan pelatihnya.

“Kami harus bersabar dengannya,” Sarri mengatakan kepada DAZN tentang bek tengahnya setelah Juventus menang 1-2 yang sulit di Brescia. “De Ligt masih sangat muda dan berasal dari klub dengan gaya bermain yang sama sekali berbeda. Dia fenomenal dan menunjukkan pertumbuhan, tetapi belum sepenuhnya siap untuk itu.”

De Ligt datang untuk 70 juta euro dari Ajax musim panas lalu dan sejauh ini memainkan tiga dari lima pertandingan liga pertama, semua sebagai pemain dasar. Pemain internasional Oranje sembilan belas kali ditempatkan di bangku cadangan melawan Hellas Verona pada hari Sabtu, tetapi diizinkan untuk memulai lagi melawan Brescia.

“Kita tidak boleh lupa bahwa Kalidou Koulibaly harus membiasakan diri dengan Serie A di bulan-bulan pertamanya bersama Napoli,” tegas Sarri, mantan pelatih tim Napoli. “De Ligt hanya butuh waktu. Dan jika kita sangat rentan, itu tergantung seluruh tim, bukan hanya empat pemain belakang.”

Sarri ingin mengubah sistem
Juventus memasuki Brescia pada Selasa malam tanpa Cristiano Ronaldo yang sedikit cedera. Karena kurangnya pemain bintang Portugal, Sarri memutuskan untuk bermain dengan sistem 4-3-2-1 bukannya sistem 4-3-3, sesuatu yang ingin ia lakukan lebih sering.

“Kami juga dapat bermain dengan Ronaldo dengan cara ini, karena itu cocok untuknya. Kami harus siap untuk menggunakan varian ini lebih sering sekarang karena kami memiliki beberapa masalah personel dengan bek sayap dan kami memiliki banyak gelandang serang. Kami harus menghadapinya. untuk pergi melihat. ”

Karena kemenangan tipis di Brescia, Juventus masih belum terkalahkan di Serie A. Juara yang berkuasa adalah pemimpin, tetapi penyerang terdekat Internazionale hanya bermain satu poin lebih sedikit dan terlebih lagi memainkan pertandingan kurang.

Striker Angel Di Maria Telah Menjadi Pahlawan Saat Laga PSG VS Real Madrid

Club papan atas Paris Saint German yang dikabarkan baru-baru ini para pemain dari PSG itu telah berhasil memperoleh hasil yang manakjupkan saat club tersebut berhasil mempermalukan salah satu club papan atas Real Madrid pada laga perdana Matchday 1 Grup A Liga Champions musim 2019-2020  tersebut dan para anak asuh dari sang pelatih Zidane-zidane tersebut harus menyerah dengan hasil telak 3-0 tanpa balas pada laga perdana tersebut.

Bisa kita ketahui bawasanya untuk salah satu mantan pemain Loss Blancos Anger Di Maria tersebut yang saat ini dirinya sudah bermain untuk club skuat Paris Saink German tersebut dirinya dikabarkan telah menjadi salah satu striker yang menjadi kunci  kemenangan PSG pada laga tersebut dan striker asal Argentina itu dikabarkan pada laga perdana Liga Champions ini dirinya telah berhasil mencetak 2 Goll untuk club maka dengan hal tersebut dirinya telah menjadi pembicangan beberapa media sport Europa saat ini.

Beberapa kabar yang bisa kita ketahui bawasanya pada saat para pemain PSG tersebut yang harus menjamu para pemain Dari Real madrid itu para pemain asuhan sang pelatih Thomas Tuchel tersebut harus bermain tanpa para pemain bintang mereka seperti Neymar Jr, Kylian Mpappe maupun pemain Edinson Cavani beberapa pemain tersebut dikabarkan sampai saat ini sedang mengalami cedera yang cukup serius dan  dengan tanpa beberapa pemain ujung tombak club tersebut maka untuk sang pemain DI maria telah berhasil membuktikan kepada para rekan setimnya dirinya bisa mengatasi masalah tersebut tanpa para rekan setimnya tersebut.

Untuk para pemain dari Loss Blancos tersebut memang sebelum sudah tertinggal 2 kosong dari PSG namun pada menit ke 36 salah satu pemain dari Real Madrid Gareth Bale tersebut sempat sudah berhasil mengubah kedudukan namun gol yang berhasil di cetak oleh sang pemain tersebut di batalkan sang wasit pasalnya sebelum bola masuk ke dalam gawang sang penajaga gawang Keylor navas tersebut bola sempat mengenai tangan dari sang pemain Real madrid itu oleh sebab itu maka gol pun gagal di dapatkan para pemain dari Real madrid itu.

Manchester City Sempat Dikabarkan Telah Menolak Untuk Mendatangkan Striker Phillippe Coutinho

Club papan atas Liga Inggris Manchester City yang dikabarkan pada akhir musim panas yang lalu club tersebut sempat mendapatkan tawaran dari salah satu club papan atas Barcelona untuk bisa mendatangkan salah satu pemain muda mereka yaitu Philippe Coutinho namun kabarnya setelah salah satu pelatih Pep Guardiola tersebut mengetahyu hal tersebut dirinya pun meminta kepada manajemen club City agar segera menolak tawaran tersebut dari kubu club Barcelona itu.

Beberapa kabar yang diketahui bawasanya mengapa pihak dari manajer club Manchester City pep Guardiola itu sempat menolak kesempatan besar untuk bisa merekrut pemain muda itu hal tersebut yang diketahui bawasanya bagi sang pelatih itu clubnya saat ini masih tidak membutuhkan striker tersebut pasalnya para pemain dari club tersebut masih sangat memiliki performa yang baik oleh sebab itu dirinta tidak berminat untuk menambah pertahanan dari club mereka pada saat ini.

Setelah pihak dari manajemen club Barcelona tersebut mendapatkan penolakan dari club Manchester City itu club tersebutpun langsung mengajukan tawaran ke salah satu club Bayer Munchen untuk bisa meminjamkan pemain Muda mereka ke club tersebut agar bisa memberikan hasil yang lebih baik dan setelah manajemen dari Munchen itu pun langsung mendiskusikan untuk bisa mendapatkan jasa striker asal Brazil itu bisa mencoba bermain bersama club mereka yang dikabarkan saat ini club tersebut sedang memerlukan penyerangan lini tengah club tersebut.

Adapun kabar yang diketahui bawasanya keiginan yang besar dari club Barcelona itu agar bisa secepat menjual sang pemain muda itu pada akhir musim panas yang akan tiba nanti dan pihak dari club juga sudah meminta kepada pemain asal Brazil itu untuk segera meninggal club untuk segera mencari salah satu club yang mengginkan jasa dirinya dan dengan hal tersebut maka pihak dari manajemen club sudah mendiskusikan hal tersebut dengan baik pasal bagi club pemain tersebut sudah gagal memberikan performa yang baik bagi club selama bermain untuk club skuat Barcelona tersebut.

Pelatih Nasional Spanyol Bersedia Berhenti Jika Luis Enrique Ingin Kembali

Pelatih Spanyol Robert Moreno bersedia mengambil langkah mundur jika Luis Enrique ingin kembali ke posisi itu. Mantan pelatih FC Barcelona mengundurkan diri pada Juni karena alasan pribadi sebagai pemimpin pemilihan tim nasional.

“Jika Luis suatu hari memutuskan untuk kembali, saya akan senang untuk mengambil langkah mundur dan bekerja dengannya lagi,” kata Moreno pada konferensi pers. “Aku menganggap Luis teman dan pertemanan selalu didahulukan.”

Enrique yang berusia 49 tahun diangkat sebagai pelatih nasional Spanyol pada Juli 2018 dan pergi lagi setahun kemudian karena masalah privasi. Minggu lalu diumumkan bahwa putrinya meninggal karena kanker tulang pada usia delapan tahun.

“Itu adalah minggu yang sangat sulit,” kata Moreno, yang sekarang fokus dengan Spanyol pada kualifikasi Kejuaraan Eropa minggu ini melawan Rumania dan Kepulauan Faroe. “Kami akan mencoba membawa sedikit kegembiraan di saat yang sangat menjengkelkan. Hanya itu yang bisa kami lakukan sebagai kelompok pemain.”

Spanyol dengan bangga memimpin dalam kualifikasi Kejuaraan Eropa
Moreno adalah asisten Enrique dan setelah kepergiannya ia bertindak sebagai pelatih sementara untuk tiga pertandingan pertama, setelah itu ia akhirnya ditunjuk sebagai pemilih orang-orang Spanyol.

Juara dunia 2010, yang juga memenangkan Kejuaraan Eropa 2008 dan 2012, saat ini dalam kondisi yang baik dalam seri kualifikasi tahun depan untuk Kejuaraan Eropa. Spanyol, pemimpin dalam grup F, tidak kehilangan satu poin pun dalam empat pertandingan pertama dan hanya mengumpulkan dua hit.

Tutup penyerang Swedia sudah memiliki lima poin lebih sedikit dari Spanyol, yang melanjutkan seri kualifikasi pada Kamis-malam dengan pertandingan tandang melawan Rumania. Tiga hari kemudian duel kandang dengan Kepulauan Faroe ada di program.