Duo Chelsea Kecam Gaya Bermain Prancis

Tersingkirnya Belgia di babak semifinal Piala Dunia 2018 sepertinya masih menyisakan kepahitan bagi dua bintang Belgia yakni Thibaut Courtois dan Eden Hazard. Menanggapi kekalahan timnya tersebut, dua penggawa Chelsea itu kompak memberikan kritikan tajam atas strategi bermain yang diterapkan oleh Prancis di pertadingan tersebut.

Prancis sukses menyegel tiket ke babak final melalui kemenangan tipis 1-0 atas Belgia. Kedua tim kesulitan menembus rapatnya lini pertahanan masing-masing tim. Usai menutup paruh pertama dengan skor kacamata, Prancis akhirnya mampu menyegel kemenangan melalui gol yang dicetak oleh pemain belakang mereka yakni Samuel Umtiti dalam sebuah situasi sepak pojok.

Meski menelan kekalahan, Belgia sebenarnya tampil lebih dominan dibandingkan dengan Prancis. Tim besutan pelatih Roberto Martinez itu mampu mengendalikan permainan dengan memegang ball possession sebesar 60 persen berbanding 40 persen milik Prancis. Meski demikian, Belgia hanya mampu mencatatkan sembilan kali tembakan dan hanya tiga percobaan yang menemui sasaran.

Sementara Prancis yang lebih banyak mengandalkan skema serangan balik justru mampu menciptakan 19 percobaan dan lima diantaranya tepat mengarah ke gawang Belgia.

“Prancis hanya menyundul bola dalam sebuah situasi sepak pojok dan tidak ada lagi yang mereka lakukan selain hanya menumpuk para pemain di lini belakang di sepanjang permainan,” kritik Courtois.

“Prancis seperti sebuah tim yang anti dengan sepakbola dan jika bisa memilih mungkin saya akan lebih memilih dikalahkan oleh Brasil di babak sebelumnya karena mereka memang bermain layaknya sebuah tim sepakbola,” ketus kiper milik Chelsea tersebut.

Sementara itu, Hazard yang tampil cukup bagus di pertandingan itu juga menyayangkan akan strategi bermain yang diterapkan oleh Prancis saat melawan timnya.

“Saya lebih baik kalah bersama Belgia daripada memenangi pertandingan bersama dengan skuat Prancis,” sindir Hazard.

“Mereka memang tampil sangat solid di lini belakang dan bermain sangat efisien kali ini. Kami tidak menemukan kelemahan mereka dan untuk situasi seperti ini butuh momen-momen ajaib dan sayangnya hal tersebut tidak kami dapatkan kali ini,” tutup Hazard.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *